29 September 2020

PEMERINTAH KABUPATEN SUMBA TENGAH

WEBSITE RESMI PEMERINTAH KABUPATEN SUMBA TENGAH

GUBERNUR NTT PROGRAMKAN TANAM JAGUNG PANEN SAPI DI KABUPATEN SUMBA TENGAH

Waibakul – Dalam rangka mendukung program Gema Agung (Gerakan Masyarakat Agribisnis Jagung) Tahun Anggaran 2020, Gubernur NTT, Viktor B. Laiskodat memilih Kabupaten Sumba Tengah di pulau Sumba menjadi pusat untuk dijadikan lokasi program tanam jagung panen sapi karena di sana lahannya masih sangat luas. Demikian dikatakan Bupati Sumba Tengah, Drs. Paulus S. K. Limu mengutip pernyataan Gubernur NTT tersebut.

Menindaklanjuti perintah Gubernur NTT tersebut, Bupati Paulus  melakukan kunjungan bersama Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa serta Camat Umbu Ratu Nggay ke Paponggu, Desa Praikaroku Jangga, Kecamatan Umbu Ratu Nggay dalam rangka meninjau langsung lokasi untuk penanaman jagung tersebut. Selasa (12/5/2020).

Menurutt Paulus lokasi 500 ha lahan yang disiapkan tersebar di 4 lokasi pada Kecamatan Umbu Ratu Nggay yaitu di Paponggu, Desa Praikaroku Jangga 100 ha, Desa Soru 100 ha, Desa Lenang 100 ha serta di lokasi embung lokujangi Desa Umbu Pabal Selatan 200 ha yang berada di Kecamatan Umbu Ratu Nggay Barat.

Paulus meminta kepada aparat desa, aparat kecamatan, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, gapoktan dan penyuluh pertanian yang berada diwilayah Paponggu dan sekitarnya agar bergotong-royong mempersiapkan seluruh lahan yang dimaksud.

Mantan Inspektur Propinsi NTT ini menambahkan nanti setelah panen padi selesai, maka areal sawah di Paponggu ini akan segera digarap menggunakan alat pertanian yaitu traktor untuk ditanami jagung.

Sebagai lokasi awal paponggu dipilih karena potensi Sumber Daya Alamnya sangat memungkinkan karena tersedia lahan yang cukup luas.

Nantinya hasil dari jagung yang ditanam bukan untuk dikonsumsi, tetapi akan dijadikan pakan untuk ternak sapi.

“Orientasi bukan pada hasil jagung yang ditanam, akan tetapi jagung yang ditanam akan dijadikan pakan ternak untuk sapi.

Sistem pengembalaan ternak sapi akan menggunakan sistem paronisasi. Nantinya ketika hasil panennya dijual, uangnya dapat dipakai untuk membeli sapi.” Ungkapnya

Dirinya akan membuat kajian awal dan menyampaikan telaahan kepada Gubernur berkaitan dengan lahan 500 ha sebagai lokasi untuk dijadikan program tanam jagung panen sapi di pulau sumba yang dipusatkan di Kabupaten Sumba Tengah.