desa mandiri benih

DESA MANDIRI BENIH

  • OPD penanggung jawab : Dinas  Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan
  • Tujuan :
  • Benih lokal yang bersertifikat diharapkan dapat lebih dominan dipakai;
  • Menekan pemakaian benih dari luar, dikarenakan benih dari luar sering terlambat yang berdampak pada daya tumbuh yang tidak maksimal sehingga produksi menurun;
  • Meningkatkan pendapatan petani, karena nilai harga benih padi lebih tinggi, dibandingkan denga harga padi konsumsi.
  • Sasaran :
  • Terbentuknya kelompok penangkar di kabupaten;
  • Perekonomian petani berubah menjadi lebih baik;
  • Tersedianya lapangan pekerjaan di bidang pertanian.
  • Kriteria desa untuk dijadikan desa mandiri benih adalah desa yang potensi air baik dan terdapat irigasi.
  • Sumber anggaran : DAU
  • Jenis benih yang dikembangkan :
  • Padi (Caiherang)
  • Jagung (komposit)
  • Kedelai (Varietas Grobogan)
  • Target 5 tahun
  • Padi

Tahun

2019

2020

2021

2022

2023

Luas lahan

5 Ha

30 Ha

40 Ha

50 Ha

Mandiri

Hasil

3 ton / Ha atau 15 ton

3 ton / Ha atau 90 ton

3 ton / Ha atau 120 ton

3 ton / Ha atau 150 ton

150 ton

Desa

Praikaroku Jangga

Praikaroku Jangga

Praikaroku Jangga

Praikaroku Jangga

Praikaroku Jangga

  • Jagung

Tahun

2019

2020

2021

2022

2023

Luas lahan

5 Ha

20 Ha

20 Ha

30 Ha

Mandiri

Hasil

2,5ton / Ha atau 12,5 ton

2.5 ton / Ha atau 50 ton

2.5 ton / Ha atau 50 ton

2,5 ton / Ha atau 75 ton

75 ton

Desa

Praikaroku Jangga

Wailuri

Ngadu Mbolu

Lenang

Praikaroku Jangga, Wailuri, Ngadu Mbolu, Lenang

 

  • Kedelai

Tahun

2019

2020

2021

2022

2023

Luas lahan

5 Ha

20 Ha

25 Ha

50 Ha

Mandiri

Hasil

1 ton / Ha atau 5 ton

1 ton / Ha atau 20 ton

1 ton / Ha atau 25 ton

1 ton / Ha atau 50 ton

50 ton

Desa

Padira Tana

Padira Tana

Padira Tana

Ole Ate

Padira Tana dan Ole Ate

  • Sumber: Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan Kabupaten Sumba Tengah