SIDANG PARIPURNA ISTIMEWA DPRD DALAM RANGKA HUT KABUPATEN SUMBA TENGAH KE-XIX

WAIBAKUL, – Sidang Paripurna Istimewa dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun ke-XIX Kabupaten Sumba Tengah. Sidang Paripurna Istimewa dalam rangka HUT ke-XVIII Kabupaten Sumba Tengah dilaksanakan pada hari Senin 08 Desember 2025, dipimpin oleh Ketua DPRD Arpud Umbu Rauta Manga Lema, S.Pd. dan dihadiri oleh Bupati Sumba Tengah, Drs. Paulus S. K. Limu, Wakil Bupati Sumba Tengah, M. Umbu Djoka, S. Hut., M.Si, Wakil Ketua dan Anggota Anggota DPRD Kabupaten Sumba Tengah, Sekretaris Daerah Kabupaten Sumba Tengah, FORKOMPINDA  serta para Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Kabupaten Sumba Tengah, Kodim 1603 Sumba Barat, Kapolres Sumba Barat, Danki Brimob Kompi Bataliyon C, ketua Pengadilan Negeri Waikabubak, para kepala Desa se-Kabupaten Sumba Tengah, para kepala puskesmas se-Kabupaten Sumba Tengah, para Kepala Sekolah se-Kabupaten Sumba Tengah, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda,Tokoh pendidik serta insan pers.

Bupati Sumba Tengah, Drs. Paulus S. K. Limu Bersama Wakil Bupati Sumba Tengah, M. Umbu Djoka, S. Hut., M.Si didampingi Ketua DPRD Kabupaten Sumba Tengah, Arpud Umbu Rauta Manga Lema, S.Pd., Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Sumba Tengah, Ignatius Umbu Tiba, S.Ak (Senin, 08 Desember 2025)/foto dany

Dalam sambutan, Ketua DPRD Kabupaten Sumba Tengah, Arpud Umbu Rauta Manga Lema, S.Pd.,  mengajak kita bersyukur atas segala rahmat Tuhan Yang Maha Kuasa atas waktu yang diberikan-Nya hingga saat ini Sumba Tengah telah mencapai usia ke 19 tahun, tentu hal ini bukanlah perjalanan yang mudah,  namun terdapat banyak perjuangan yang telah kita lakukan untuk membangun wilayah tercinta ini terutama dalam meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan rakyat Sumba Tengah, tersedianya lapangan kerja serta menjaga ketertiban di wilayah Sumba Tengah. Diperlukan sinergitas dari seluruh pemangku kepentingan dan stakeholder untuk mewujudkan semua mimpi rakyat Sumba Tengah.

“Terima kasih yang tulus kepada Pemerintah daerah Sumba Tengah, unsur forkompimda, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat. Kini ketika telah memasuki usia yang ke 19 tahun, kita wajib mendeklarasikan perjuangan yang dirintis oleh para pejuang terdahulu untuk mempelopori berdirinya Kabupaten Sumba Tengah serta kita harus merasa bangga dan bahagia atas prospek pembangunan dan kemajuan daerah yang kita hasilkan saat ini dan mari kita berikan penghormatan yang setinggi-tingginya atas perjuangan pendahulu kita yang telah berjuang untuk berdirinya Kabupaten Sumba Tengah. Kemajuan tidak terjadi secara otomatis, tetapi harus berjuang dan melalui berbagai macam tantangn, berani mengambil keputusan dan Sumba Tengah tidak boleh hanya bergerak, Sumba Tengah harus melompat lebih jauh,” ungkap Ketua DPRD Kabupaten Sumba Tengah.

“Kolaborasi adalah kunci utama dalam membangun Sumba Tengah, untuk itu ijinkan saya menyampaikan beberapa hal penting yang menjadi pokok persoalan saat ini antara lain :

  1. Penurunan Dana Transfer ke Daerah
  2. Isu PPPK tahap 2 bukan hanya persoalan administrasi namun menyangkut kesejahteraan masyarakat.
  3. Pungli Pertanahan di tengah masyarakat yang harusnya transparan dan berintegritas.
  4. Tapal batas Kabupaten Sumba Tengah dan Kabupaten Sumba Barat.
  5. Keamanan dan ketertiban di Kabupaten Sumba Tengah terutama pencurian yang merajalela di kalangan masyarakat.
  6. Ketersediaan air bersih dan ketahanan pangan
  7. Infrastruktur jalan dan jalan akses antara desa
  8. Terbatasnya lapangan kerja dan banyaknya pemutusan hubungan kerja
  9. Perlindungan hutan di Kabupaten Sumba Tengah harus menjadi perhatian serius bagi kita semua

“ Mari kita jadikan momentum peringatan Hari jadi Kabupaten Sumba Tengah ini bukan sekedar evaluasi tetapi deklarasi optimisme, kita harus bangkit bukan karena situasi mudah, kita harus maju bukan karena tidak ada tantangan tetapi karena kita memilih untuk menghadapi tantangan dengan tekad dan semangat dalam diri kita, perjuangan kita saat ini adalah melanjutkan harapan para pendiri Sumba Tengah dengan melakukan berbagai perubahan baik dari sisi Sumber Daya Manusia yang mampu berdaya saing dan pembangunan infrastruktur untuk menunjang segala bidang yang ada demi dan untuk kesejahteraan masyarakat Sumba Tengah, “ tutup Ketua DPRD Kabupaten Sumba Tengah.

Bupati Sumba Tengah mengajak seluruh Masyarakat Sumba Tengah, dalam suasana penuh persaudaraan untuk memanjatkan puji serta syukur dan bersujud sebagai tanda kita masih diberikan Kesehatan untuk melaksanakan tugas dan kewajiban kita dan atas hidup yang Tuhan berikan kepada kita, kita mesti bersujud dan bersyukur atas dimana Tuhan masih menyertai kita hingga saat ini dimana Kabupaten Sumba Tengah telah berusia 19 tahun, tutur Bupati Sumba Tengah.

“Sehubungan dengan momentum dalam memperingati hari ulang tahun ke-19 Kabupaten Sumba Tengah, patut kita menaikan Syukur pula atas perkenanan Tuhan kita dapat melaksanakan berbagai program pemerintah melalui pemanfaatan pekarangan rumah bagi masyarakat penerima manfaat bantuan rumah mandiri atau layak huni dan program ini disebut PK-POM model, dimana bantuan itu terdiri dari 3 ekor kambing, 10 ekor ternak bebek, 250 ekor bibit ikan serta lahan holtikultura seluas 2 are yang memenuhi kriteria beragam, bergizi, berimbang, sehat dan aman. program ini memiliki tujuan untuk menurunkan angka kemiskinan di daerah Kabupaten Sumba Tengah,” imbuh Bupati Sumba Tengah. 

“program ini bukan bansos, bukan BLT maupun bantuan PKH,pada tahun 2025 program dengan julukan PK-POM Model ini telah diluncurkan kepada 14 penerima manfaat yang tersebar di 6 kecamatan sebagai bahan percontohan, begitupun program ini telah dilaunching oleh beberapa pejabat yang ada dilingkungan pemerintah Kabupaten Sumba Tengah bukan untuk pamer tetapi untuk menjadi contoh dan teladan nyata bagi masyarakat sehingga meniru dan mengikuti program ini,” lanjut Bupati Sumba Tengah.

“Program PK-POM Model berjalan atas dasar ketulusan dan keikhlasan dan kepedulian dari Bupati, Wakil Bupati hingga ASN, pada tahun 2026 pemerintah menargetkan beberapa keluarga kategori sangat miskin yang ada di Sumba Tengah dan program ini akan di awasi dan dikawal oleh 15-20 lintas sektor termasuk Kepolisian dan TNI,” ungkap Bupati Sumba Tengah.

“melalui Program PK-POM Model ini kita targetkan angka kemiskinan dapat menurun sebesar 2% setiap tahun sehingga dalam 5 tahun mendatang angka kemiskinan dapat turun mencapai 10%. Program PK POM Model ini akan menjadi program percontohan bukan saja di NTT tapi di seluruh Indonesia. Sesuai tema hari ulang tahun Kabupaten Sumba Tengah tahun 2025 ini, mengambil tema “Bangkit Bersama menuju Sumba Tengah Maju, Mandiri dan Berkelanjutan,”  Dirgahayu Kabupaten Sumba Tengah ke-XIX, bersama-sama kita membawa Sumba Tengah Maju, Sumba Tengah Mandiri dan Berkelanjutan,” tutup Bupati Sumba Tengah.

Suasana Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka HUT Kabupaten Sumba Tengah ke-XIX di Aula Utama Gedung DPRD Kabupaten Sumba Tengah, Senin 08 Desember 2025.

Please follow and like us:
Pin Share

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RSS
Follow by Email

Survey Kepuasan Masyarakat

Halo warga Kabupaten Sumba Tengah 👋
Mari berpartisipasi dalam Survey Kepuasan Masyarakat untuk meningkatkan pelayanan publik kami.

Isi Survey