27 November 2020

WEBSITE RESMI PEMERINTAH KABUPATEN SUMBA TENGAH

Aksebilitas Air Bersih

PENINGKATAN AKSESIBILITAS AIR BERSIH

Penanggung Jawab Teknis : Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang dan UPTD Pengelola Air minum Kabupaten Sumba Tengah.

Aksesibilitas adalah kemudahan dan kenyamanan mendapatkan/memperoleh/ menjangkau/mencapai sesuatu lokasi/barang/yang ingin dicapai.

Air bersih adalah air yang dipergunakan untuk keperluan sehari-hari dan kualitasnya memenuhi persyaratan kesehatan air bersih sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan dapat diminum apabila dimasak.

Untuk pelayanan air bersih yang optimal, yang berarti tingkat akses tinggi dimana air yang digunakan masyarakat harus langsung dialirkan kedalam rumah.

Sumber air yang digunakan untuk meningkatkan aksesibilitas air bersih pada rumah tangga di Kabupaten Sumba Tengah bersumber dari Laigoli I, Laigoli II, Sotu, Waipallu I dan Waipallu II.

Jumlah Rumah Tangga (Jiwa) pengguna Air bersih :

  1. Kecamatan Katikutana

Penduduk Kecamatan Katikutana yang mengakses air bersih dengan perpipaan berjumlah 8.175 jiwa, sedangkan non perpipaan (sumur, kali dan mata air) berjumlah 4.954 jiwa. Persentase total jiwa yang terakses air bersih sebesar 95,87 % dari jumlah penduduk 13.694 jiwa.

  1. Kecamatan Katikutana Selatan

Penduduk Kecamatan Katikutana Selatan yang mengakses air bersih dengan perpipaan berjumlah 5.288 jiwa, sedangkan non perpipaan (sumur, kali dan mata air) berjumlah 7.094 jiwa. Persentase total jiwa yang terakses air bersih sebesar 79,44 % dari jumlah penduduk 15.586 jiwa.

  1. Kecamatan Umbu Ratu Nggay Barat

Penduduk Kecamatan Umbu ratu Nggay Barat yang mengakses air bersih dengan perpipaan berjumlah 4.245 jiwa, sedangkan non perpipaan (sumur, kali dan mata air) berjumlah 5.954 jiwa. Persentase total jiwa yang terakses air bersih sebesar 46,41 % dari jumlah penduduk 21.970 jiwa.

  1. Kecamatan Umbu Ratu Nggay

Penduduk Kecamatan Umbu Ratu Nggay yang mengakses air bersih dengan perpipaan berjumlah 6.349 jiwa, sedangkan non perpipaan (sumur, kali dan mata air) berjumlah 4.401 jiwa. Persentase total jiwa yang terakses air bersih sebesar 63,51 % dari jumlah penduduk 16.926 jiwa.

  1. Kecamatan Mamboro

Penduduk Kecamatan Mamboro yang mengakses air bersih dengan perpipaan berjumlah 19.651 jiwa, sedangkan non perpipaan (sumur, kali dan mata air) berjumlah 3.513 jiwa. Persentase total jiwa yang terakses air bersih sebesar 36,58 % dari jumlah penduduk 19.651 jiwa.

Kesimpulannya adalah:

Jumlah Penduduk Kabupaten Sumba Tengah Tahun 2019 Berdasarkan data Dinas kependudukan dan Pencatatan Sipil 87.827 jiwa.

Jumlah penduduk terakses air bersih tahun 2019 adalah 61,08 % atau 53.646 jiwa.

Jumlah penduduk belum terakses air bersih tahun 2019 adalah 38,92 % atau 34.181 jiwa.

Sumber data : Dinas pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, UPTD Pengelola Air minum Kabupaten Sumba Tengah