MUSRENBANG RKPD TAHUN 2026 TINGKAT KECAMATAN KATIKU TANA SELATAN DIHADIRI LANGSUNG BUPATI SUMBA TENGAH

WAIBAKUL | Bupati Sumba Tengah, Drs. Paulus S. K. Limu menghadiri Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Daerah tahun 2026 tingkat Kecamatan Katiku Tana Selatan yang berlangsung di Aula Kantor Camat Katiku Tana Selatan, Kamis (13/3/2025).

Acara Musrenbangcam dihadiri Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Sumba Tengah, Ketua dan Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sumba Tengah, Sekretaris Daerah, para Staf Ahli, para Asisten, Pimpinan Perangkat Daerah, Camat Katiku Tana Selatan, para Kepala Desa se-Kecamatan Katiku Tana Selatan, para Kepala Sekolah, para Kepala Puskesmas, Tokoh Masyarakat, Tokoh Perempuan, Tokoh Agama serta undangan lainnya.

Bupati Paulus menyampaikan kepada peserta musrenbang bahwa Pemerintah Kabupaten Sumba Tengah sebagai satu kesatuan sistem pemerintahan nasional, mutlak melakukan sinergi, integrasi dan konsisten dengan ASTA CITA Visi Pembangunan Nasional Tahun 2025-2030 dan DASA CITA Visi Pembangunan Provinsi NTT Tahun 2025-2030 serta Visi Misi Pro Oli Mila dengan penjabaran misinya masing-masing. Karena itu, sinergi antara Asta Cita, Dasa Cita dan Pro Oli Mila harus menjadi landasan pijak utama bagi perangkat daerah untuk menciptakan kerangka kerja yang kuat dalam mencapai tujuan pembangunan daerah secara efektif.

Program strategis terintegrasi prioritas/unggulan Sumba Tengah diatas merupakan rumusan yang konsisten, sinergi dan terintegrasi pada visi nasional ASTA CITA dan visi provinsi DASA CITA.

“Berkenaan dengan implementasi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, maka ada beberapa agenda nasional yang perlu kita dukung dan laksanakan bersama di setiap wilayah kecamatan diantaranya: program makan bergizi gratis dari jenjang SD hingga SMA, kemudian program ketahanan pangan yang mendukung ketersediaan pangan nasional hingga ke daerah, termasuk penurunan angka kemiskinan dan pemberdayaan UKM serta pembangunan perdesaan,” Ujarnya.

Lebih lanjut Bupati Paulus mengatakan kebijakan pembangunan dan penganggaran secara nasional mengalami reorientasi kebijakan pada prinsip efisiensi sumber daya pembangunan untuk lebih mengoptimalkan potensi dan daya dukung sumber daya daerah, sejalan dengan arah dan kebijakan pemerintah pusat.

Dirinya mengatakan membangun suatu daerah tidak boleh terpaku dan bergantung dari anggaran semata, dibutuhkan kolaborasi dan kerjasama semua pihak, meskipun ada efisiensi anggaran dari pemerintah pusat, senantiasalah bersikap melayani dengan hati dan hal ini harus dimaknai bahwa itu adalah amanah yang diikuti dengan komitmen kerja, kerja dan kerja.

Bupati Paulus juga mengharapkan agar permasalahan kesehatan seperti stunting, gizi buruk, kematian ibu dan bayi serta permasalahan kemiskinan dan kemiskinan ekstrim harus menjadi fokus utama untuk dituntaskan dalam masa kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Umbu Djoka.

Sementara itu, berkaitan dengan berbagai usulan dan program yang disampaikan peserta musrenbangcam, Bupati Paulus menyampaikan bahwa pihaknya akan memprioritaskan juga dalam masa kepemimpinannya untuk diakomodir dan ditindaklanjuti.

Bupati Paulus mengatakan Program “Asta Cita Presiden” yang mencakup memperkuat Pertahanan dan Keamanan bertujuan untuk memastikan Indonesia memiliki sistem pertahanan yang kuat dan dapat mengatasi berbagai ancaman, baik yang berasal dari luar maupun dalam negeri. “Kaitan pertahanan dan keamanan, kita bersyukur dan berbangga Sumba Tengah mendapat dukungan dan bantuan pertahanan keamanan yaitu hadirnya 3 Batalyon, Kodim dan Korem yang dalam beberapa waktu mendatang akan direalisasikan.” Ujarnya.

Diakhir sambutannya, Bupati Paulus mengajak agar semua pihak di daerah untuk selalu kompak, solid dan bersatu bekerjasama dan bekerja keras untuk membangun peradaban bermartabat Pro Oli Milla menuju “Tana Waikanena Loku Waikalala Mandiri, Maju, Berkelanjutan Menuju Sumba Tengah Sejahtera.”