KUNJUNGAN KERJA BUPATI SUMBA TENGAH DALAM RANGKA PERESMIAN SD NEGERI WANNO MEMA DI DESA BONDOSULA

WAIBAKUL,- Kunjungan Bupati Sumba Tengah berkunjung di Desa Bondosula pada hari Rabu, tanggal 23 Mei 2022 dengan agenda Peresmian Sekolah Dasar Paralel Wanno Mema menjadi Sekolah Dasar Negeri Wanno Mema yang terletak di Desa Bondosula, Kecamatan Mamboro, Kabupaten Sumba Tengah, kegiatan peresmian tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (PPO) Kabupaten Sumba Tengah, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sumba Tengah, kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumba Tengah, Kabag  Kesra, Para guru, tokoh pendidik, tokoh agama dan masyarakat Desa Bondosula.

Wakil Bupati Sumba Tengah, Ir. Daniel Landa (kiri) didampingi Bupati Sumba Tengah, Drs. Paulus S. K. Limu (kanan), melakukan pemotongan pita untuk peresmian Sekolah Dasar Paralel Wanno Mema menjadi Sekolah Dasar Negeri Wanno Mema di Desa Bondosula, Kecamatan Mamboro (Rabu, 25 Mei 2022).

Kunjungan kerja Bupati Sumba Tengah yang bertempat di Sekolah Dasar Paralel Wanno Mema, merupakan momentum penting yang dinantikan oleh masyarakat Desa Bondosula terutama SDN Wanno Mema dan dalam sambutannya, Bupati Sumba Tengah menyampaikan beberapa hal terkait pengembangan Pendidikan atau pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di Kabupaten Sumba Tengah.

“Menghasilkan buah, buah itu harus baik dan berkualitas, cerdas itelektual, cerdas fisik, cerdas spiritual dan cerdas emosional, jika tahun 2021 adalah tahun bonus demografi apakah sekolah dasar Wanno Mema harus menghasilkan yang lebih dari itu? Tanya Bupati, Hal ini yang paling penting bagi perkembangan Pendidikan di Kabupaten Sumba Tengah secara khusus SDN Wanno Mema tentunya,” imbuh Bupati Sumba Tengah.

“Bersih hati, bersih jiwa dan bersih otak kita Ketika kita memiliki kesadaran untuk membangun sumber daya manusia yang ada di Sumba Tengah. Jika intelektual dan spiritual kita rendah maka kita tidak bisa mengabdi dengan baik bagi negeri yang kita cintai ini, maka hanya dengan jiwa dan intelektual kita yang baik dapat membangun sumber daya manusia,” ungkap Bupati Sumba Tengah.

“Jika seorang kepala sekolah meneteskan air mata untuk pengembangan sumber daya manusia bagaimana dengan kepala OPD yang ada tidak memiliki hati untuk pembangunan manusia, harus ada semangat itu dalam diri setiap kepala OPD,” tegas Bupati Sumba Tengah.

Lebih lanjut Bupati Sumba Tengah mengutip pesan Jhon Maxell, “Investasi yang paling mulia adalah pengembangan sumber daya manusia, untuk itu saya mohon kepala Dinas OPD dan pimpinan lain untuk kita berkolaborasi membangun sumber daya manusia karena hanya dengan tersedianya SDM memadai kitab isa keluar dari kemiskinan,” imbuh Bupati Sumba Tengah.

“Kita harus terpanggil dan tergugah hatinya untuk membangun SDM yang ada, jika Presiden turun ke kabupaten, Gubernur turun ke Desa-Desa, kira-kira Bupati dan Kepala Desa harus turun kemana lagi? Kita harus jujur pada diri kita apa yang sudah kita lakukan untuk negeri ini secara khusus untuk pengembangan SDM. Untuk pengisian data dapodik harus benar-benar ada SDM (guru) yang berkwalitas maka saya minta Tim dari PPO untuk terpanggil dalam pelayanan ini secara penuh, kita adalah pelayan dan hanya setitik debu yang Tuhan pakai untuk melayani masyarakat Sumba Tengah,” imbuh Bupati Sumba Tengah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *