BUPATI DAN WAKIL BUPATI SUMBA TENGAH HADIRI MUSYAWARAH PERENCANAAN PEMBANGUNAN TINGKAT KECAMATAN UMBU RATU NGGAY

Bupati Sumba Tengah Drs. Paulus S. K. Limu bersama Wakil Bupati Sumba Tengah M. Umbu Djoka, S.Hut.,M.Si menghadiri kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan tingkat Kecamatan yang diselenggarakan di Kecamatan Umbu Ratu Nggay, Jumat (7/3/2025).

Hadir pada acara Musrenbangcam Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Sumba Tengah, Sekretaris Daerah Sumba Tengah, para Staf Ahli Bupati, para Asisten, Pimpinan Perangkat Daerah, Pimpinan Instansi Vertikal, Kepala Bank NTT Cabang Waibakul, Camat Umbu Ratu Nggay, Kapolsek Umbu Ratu Nggay, para Kepala Desa, para Kepala Sekolah, para Kepala Puskesmas, Tokoh Masyarakat, Pimpinan LSM serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Paulus mengatakan Musrenbang adalah wujud pelaksanaan tugas dan fungsi pemerintahan sesuai kewenangan berjenjang untuk merencanakan pembangunan dalam berbagai tahapan dan mekanismenya, sebagai implementasi amanah peraturan perundang-undangan.

RPJMD Tahun 2025-2030 dalam penyusunannya sudah mengintegrasikan visi misi Bupati dan Wakil Bupati sebagai visi, misi pembangunan daerah tahun 2025-2030.

“Visi yang telah kita rumuskan adalah “TERWUJUDNYA TANA WAIKANENA LOKU WAIKALALA YANG MANDIRI MAJU DAN BERKELANJUTAN MENUJU SUMBA TENGAH SEJAHTERA”. Visi diatas harus dijabarkan dalam misi-misi pembangunan sebagai arah kebijakan pembangunan Sumba Tengah 5 (lima) tahun kedepan sebagai berikut :

1. Meningkatkan kapasitas aparatur dan tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan profesional serta berjiwa melayani

2. Transformasi Ekonomi untuk mewujudkan perekonomian Sumba Tengah;

3. Transformasi Sosial untuk mewujudkan sumber daya manusia Sumba Tengah yang unggul dan berkualitas;

4. Mewujudkan masyarakat Sumba Tengah yang cerdas, trampil dan berdaya saing melalui penyelenggaraan pendidikan yang memadai dan berkualitas dan dapat dijangkau oleh seluruh masyarakat Sumba Tengah;

5. Transformasi Tata Kelola untuk mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas, akuntabel dan inovatif;

6. Mewujudkan ketentraman, keamanan, demokrasi dan stabilitas ekonomi daerah

7. Mewujudkan pembangunan kewilayahan yang merata dan berkeadilan;

8. Mewujudkan kondisi sosial budaya dan ekologi yang kuat dan berkelanjutan

9. Mewujudkan pembangunan sarana dan prasarana yang berkualitas dan ramah lingkungan;

10. Mewujudkan kesinambungan pembangunan;

11. Mewujudkan masyarakat Sumba Tengah yang sehat melalui peningkatan kualitas pelayanan kesehatan yang terjangkau;

12. Meningkatkan pembangunan Infrastruktur untuk menjamin aksesibilitas dan peningkatan usaha produksi;

13. Mewujudkan masyarakat Sumba Tengah yang berbudaya, tenteram dan berkepribadian;

14. Meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan sistem produksi pertanian dan peternakan yang berkelanjutan dan tangguh serta menumbuhkembangkan usaha peningkatan perekonomian masyarakat.

15. Pemenuhan pelayanan dasar pendidikan, kesehatan dan perlindungan sosial;

Perumusan Misi Pembangunan Sumba Tengah tersebut adalah rumusan realistis dan rasional yang mempunyai keterkaitan pada ASTA CITA yaitu :

1. Memperkokoh Ideologi Pancasila, demografi dan hak asasi manusia (HAM);

2. Memantapkan sistem pertahanan keamanan negara dan mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, energi air, ekonomi kreatif, ekonomi hijau dan ekonomi biru;

3. Meningkatkan lapangan kerja yang berkualitas mendorong kewirausahaan, mengembangkan industri kreatif dan melanjutkan pengembangan infrastruktur;

4. Memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM) sains teknologi, pendidikan, kesehatan, prestasi olahraga, kesetaraan gender, serta penguatan peran perempuan, pemuda dan penyandang disabilitas;

5. Melanjutkan hilirisasi dan industrialisasi untuk meningkatkan nilai tambah di dalam negeri;

6. Membangun dasri desa dan dari dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan;

7. Memperkuat reformasi politik, hukum dan birokrasi serta memperkuat pencegahan dan pemberantasan korupsi dan narkoba;

8. Memperkuat penyelarasan kehidupan yang harmonis dengan lingkungan, alam dan budaya, serta peningkatan toleransi antar umat beragama untuk mencapai masyarakat yang adil dan makmur.

Demikian juga dengan DASA CITA yaitu :

1. Dari Ladang dan Lautan : Efisiensi, Modern dan Aman;

2. Milenial dan Perempuan Motor Kreativitas Lokal;

3. Wisata NTT, Penggerak Ekonomi Lokal;

4. Sejahtera Bersama : Jaminan Kesehatan dan Ketenagakerjaan untuk Masyarakat;

5. Posyandu Tangguh, Masyarakat Sehat dan Bebas Stunting;

6. Sekolah vokasi unggulan berbasis potensi daerah;

7. Jalan, Listrik, Rumah Layak Huni : Mewujudkan NTT yang sejahtera;

8. Pendapatan Daerah Naik, Pelayanan Publik dan Kesejahteraan ASN terjamin;

9. Membangun NTT digital : Akses merata, komunikasi lancar;

10. Ayo Bangun NTT, Kolaborasi bersama.

Rumusan misi diatas adalah realitas dan rasional menjawab permasalahan mendasar Sumba Tengah, sehingga dirumuskan beberapa program strategis terintegrasi prioritas / unggulan PRO OLI MILA, yaitu :

1. Rumah Mandiri;

2. Beasiswa;

3. Air Bersih;

4. Sekolah Model;

5. Pariwisata Terintegrasi dan Agrotourism;

6. Pertanian Pangan Terintegrasi;

7. Penguatan Insfrastruktur wilayah;

8. Kesehatan Terintegrasi, dan

9. Mall Pelayanan Publik.

Program strategis terintegrasi prioritas/unggulan Sumba Tengah diatas merupakan rumusan yang konsisten, sinergi dan terintegrasi pada visi nasional ASTA CITA dan visi provinsi DASA CITA.

Rumusan program yang konsisten, sinergi dan terintegrasi diatas prinsipnya diarahkan pada tranformasi pembangunan bidang sosial, transformasi bidang ekonomi, transformasi tatakelola yang akuntabel dan transformasi kesinambungan berkelanjutan,” ujar Bupati.

Kebijakan pembangunan dan penganggaran secara nasional mengalami reorientasi kebijakan pada prinsip efisiensi sumber daya pembangunan untuk lebih mengoptimalkan potensi dan daya dukung sumber daya daerah. Sejalan dengan arah dan kebijakan pemerintah pusat.

Diakhir sambutannya, Bupati Paulus mengatakan membangun suatu daerah tidak boleh terpaku dan bergantung dari anggaran semata, dibutuhkan kolaborasi dan kerjasama semua pihak, meskipun ada efisiensi anggaran dari pemerintah pusat, senantiasalah bersikap melayani dengan hati dan hal ini harus dimaknai bahwa itu adalah amanah yang diikuti dengan komitmen kerja, kerja dan kerja “Membangun Peradaban Bermartabat Pro Oli Milla menuju “Tana Waikanena Loku Waikalala Mandiri, Maju, Berkelanjutan Menuju Sumba Tengah Sejahtera”.