Waimanu – Mewakili Bupati Sumba Tengah, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Sumba Tengah, Lukas Woli, SP, secara resmi membuka kegiatan Pengelolaan Desa Wisata Terintegrasi bertempat di Kantor Desa Waimanu, Kecamatan Katiku Tana Selatan, Senin (19/10/2025).
Acara ini dihadiri para Narasumber, Camat Katiku Tana, Kepala Desa Waimanu serta Kelompok Sadar Wisata Desa Waimanu.
Dalam sambutannya, Lukas Woli menyampaikan bahwa Desa Waimanu memiliki beragam potensi wisata yang menarik dan berpeluang dikembangkan menjadi destinasi unggulan di Kabupaten Sumba Tengah. Potensi tersebut meliputi perkampungan adat, wisata air terjun, ritual adat, serta Pantai Tangairi.
Menurutnya, berbagai potensi wisata tersebut perlu dikelola dan dikembangkan secara terintegrasi melalui penyusunan paket perjalanan wisata yang menarik, sehingga mampu memberikan pengalaman berwisata yang beragam bagi para wisatawan.
Ia menegaskan bahwa keterlibatan aktif masyarakat menjadi kunci utama dalam pengembangan desa wisata. Masyarakat merupakan pihak yang paling mengenal sejarah, tradisi, budaya, serta potensi lokal yang dimiliki desanya. Oleh karena itu, partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan dalam merancang, mengelola, dan mengembangkan potensi tersebut menjadi paket wisata yang berdaya saing di masa mendatang.
Lebih lanjut, Lukas Woli menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sumba Tengah bersama Pemerintah Desa memiliki peran penting dalam mendampingi proses pengembangan desa wisata. Dukungan tersebut dapat diwujudkan melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penguatan kelompok masyarakat, serta pendampingan dalam perencanaan dan pengembangan pariwisata secara berkelanjutan.
Melalui pendekatan tersebut, diharapkan seluruh potensi wisata Desa Waimanu dapat dikelola secara lebih terarah danterpadu sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat setempat.