Logo Pemerintah Kabupaten Sumba Tengah

Pemerintah Kabupaten Sumba Tengah

Beranda / Berita / BUPATI DAN WAKIL BUPATI SUMBA TENGAH LAUNCHING PROGRAM PEKARANGAN PRO OLI MILA MODEL DI KECAMATAN MAMBORO
Pemerintahan

BUPATI DAN WAKIL BUPATI SUMBA TENGAH LAUNCHING PROGRAM PEKARANGAN PRO OLI MILA MODEL DI KECAMATAN MAMBORO

Super Administrator 09 Oktober 2025, 11:48 WITA 2x dilihat

Waibakul, 8 Oktober 2025 – Bupati Sumba Tengah, Paulus S. K. Limu, bersama Wakil Bupati, M. Umbu Djoka resmi meluncurkan program Pekarangan Pro Oli Mila Model di Desa Susu Wendewa dan Desa Watu Asa, Kecamatan Mamboro. Acara ini turut dihadiri oleh staf ahli Bupati, sejumlah pimpinan OPD, Camat dan Sekretaris Camat Mamboro, tokoh agama, kepala desa, kepala Puskesmas Mananga, para penyuluh, serta masyarakat penerima manfaat program.

Dalam sambutannya, Bupati menjelaskan bahwa program ini lahir sebagai solusi atas persoalan kemiskinan dan ketertinggalan di Sumba Tengah. Dari 14 indikator kemiskinan, 7 di antaranya diatasi melalui rumah mandiri, sementara 7 sisanya dijawab melalui program pekarangan Pro Oli Mila Model (POM Model).

“Pekarangan ini tidak hanya menyediakan pangan bergizi seimbang (B2SA), tapi juga membuka lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat. Penerima program bisa memperoleh penghasilan hingga Rp1,2 juta per bulan,” ungkap Bupati Paulus.

Program ini juga mendorong semangat berbela rasa melalui ternak kambing dan bebek, serta menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Bupati menegaskan bahwa keberhasilan program sangat bergantung pada komitmen dan kerja keras para penerima manfaat. Pemerintah akan hadir sebagai pendamping bersama 20 sektor lainnya, termasuk perbankan, TNI, dan Polri. Ia juga memerintahkan para penyuluh pertanian, peternakan, dan perikanan untuk terus mendampingi masyarakat di lapangan.

Sebagai bentuk keseriusan, Bupati dan Wakil Bupati akan melakukan pemantauan langsung setiap hari Kamis dan Jumat bersama tim yang terdiri dari 11 orang.

“Pembangunan bukan hanya tentang infrastruktur, tapi juga tentang karya pelayanan. Melayani adalah karya yang mulia, luhur, dan agung,” tegas Bupati di akhir sambutannya. Ia pun mengutip, “Jadikan hidup dan kerjamu sebagai persembahan yang hidup bagi kemuliaan Tuhan.”

Bagikan:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.